struktur kontrol dalam php
Secara mendasar maka struktur program dapat memiliki kombinasi struktur kontrol :
1. Urutan (sequence)
2. Pemilihan (selection)
3. Pengulangan (repetation)
If(ekspresi)
if yang artinya (kalau) merupakan syntax yang digunakan untuk melakukan suatu process tertentu berdasarkan variable tertentu yang dites nilainya. Jika dia memenuhi syarat yang telah di tentukan, maka process akan dilakukan.
sintaks:
if
Sintaks :
<?
$x=1;
if($x == 1) {
echo ‘ya’; //akan tereksekusi
} else {
echo ‘tidak’;
}
?>
Sintaks :
<?
$x=1;
if($x == 1) {
echo ‘ya’; //akan tereksekusi
} else {
echo ‘tidak’;
}
?>
else
Kontrol struktur else merupakan pelengkap dari kontrol struktur if, digunakan untuk memberikan alternatif urutan perintah yang harus dilakukan apabila ada hal proses yang mempunyai dua alternatif benar atau salah. Else merupakan bagian seurutan perintah yang harus dikerjakan apabila hasil evaluasi dari ekspresi pada if bernilai salah.
Sintaks :
<?
$x=2;
if($x == 1) {
echo ‘ya’;
} else {
echo ‘tidak’; //akan tereksekusi
}
?>
Blok pada bagian else merupakan blok perintah yang harus dikerjakan apabila nilai ekspresi dari suatu if bernilai salah (false).$x=2;
if($x == 1) {
echo ‘ya’;
} else {
echo ‘tidak’; //akan tereksekusi
}
?>
elseif
Nilai hasil suatu ekspresi bisa bukan merupakan dua nilai, benar atau salah, true atau false, tetapi bisa banyak nilai. Bentuk if … else digunakan untuk memutuskan suatu blok perintah yang harus dikerjakan berdasarkan dua macam nilai yang dihasilkan, benar atau salah saja. Jika lebih dari dua maka harus digunakan struktur kontrol yang dapat memenuhi kebutuhan ini.
Struktur kontrol if … elseif menyederhanakan model struktur kontrol if … else.
Sintaks :
<?
$nilai=70;
if($nilai < 60) {
echo ‘TDK LULUS’;
} elseif ($nilai <80) {
echo ‘LULUS’;//akan dieksekusi
} elseif ($nilai > 80) {
echo ‘SEMPURNA!’;
}
?>
$nilai=70;
if($nilai < 60) {
echo ‘TDK LULUS’;
} elseif ($nilai <80) {
echo ‘LULUS’;//akan dieksekusi
} elseif ($nilai > 80) {
echo ‘SEMPURNA!’;
}
?>
Struktur kontrol elseif mengharuskan proses pemeriksaan kembali ekspresi apabila nilai ekspresi pada if bernilai salah, karena belum tentu nilai salah dalam if pasti benar nilai ekspresinya untuk bagian else. Untuk itu perlu diperiksa lagi apakah benar nilai salah pada bagian if adalah benar untuk bagian else.
switch
Switch merupakan bentuk struktur kontrol yang dapat lebih menyederhanakan bentuk dari if … else atau pun bentuk elseif. Pada bentuk switch ini digunakan untuk mengganti seurutan pemeriksaan if pada suatu hasil ekspresi dengan beberapa nilai.
sintaks:
<?
$nilai=merah
switch($nilai) {
case ‘merah’ :
echo “BERHENTI”; break;
case ‘kuning’ :
echo “HATI – HATI”; break;
case ‘hijau’ :
echo ”JALAN”; break;
}
//outputnya adalah BERHENTI
?>
$nilai=merah
switch($nilai) {
case ‘merah’ :
echo “BERHENTI”; break;
case ‘kuning’ :
echo “HATI – HATI”; break;
case ‘hijau’ :
echo ”JALAN”; break;
}
//outputnya adalah BERHENTI
?>
Kontrol switch digunakan untuk mengevaluasi suatu ekspresi dengan kemungkinan banyak nilai dan banyak perintah yang harus dieksekusi berdasarkan ekspresi dan nilainya.
Blok default pada sintaks di atas tidak harus ada, default sama dengan else dalam bentuk if … else atau elseif, tempat blok perintah yang harus dilakukan tanpa harus diperiksa lagi hasil dari suatu ekspresi.
break
Break merupakan perintah yang digunakan untuk keluar dari suatu blok. Pada kasus switch menyebabkan suatu proses pemeriksaan terhadap suatu nilai tidak harus dilakukan, langsung keluar dari blok switch apabila nilai ekspresi sudah ada yang memenuhi. Jika tidak diberikan break maka ekspresi berikutnya pada case akan dianggap benar dan dieksekusi.
Blok default pada sintaks di atas tidak harus ada, default sama dengan else dalam bentuk if … else atau elseif, tempat blok perintah yang harus dilakukan tanpa harus diperiksa lagi hasil dari suatu ekspresi.
break
Break merupakan perintah yang digunakan untuk keluar dari suatu blok. Pada kasus switch menyebabkan suatu proses pemeriksaan terhadap suatu nilai tidak harus dilakukan, langsung keluar dari blok switch apabila nilai ekspresi sudah ada yang memenuhi. Jika tidak diberikan break maka ekspresi berikutnya pada case akan dianggap benar dan dieksekusi.
while
While adalah salah bentuk pengulangan. Struktur kontrol ini memungkinkan seurutan perintah untuk dieksekusi berulang-ulang. Jumlah pengulangan yang harus dilakukan ditentukan oleh nilai dari suatu ekspresi.
sintaks:
<?
$i = 1;
while($i <= 10) {
echo ‘$i’;//hasil 12345678910
$i++;
}
?>
Variabel i bernilai 1, kemudian while memiliki statement berupa echo $i (menampilkan isi variabel i) dan $i++ (menambah satu nilai variabel i). statment tersebut akan dieksekusi sampai 9/10 kali dari expression $<=10 (yang artinya kurang atau sama degan 10 kali).$i = 1;
while($i <= 10) {
echo ‘$i’;//hasil 12345678910
$i++;
}
?>
Perintah-perintah dalam while akan dikerjakan apabila nilai dari ekspresi dalam while bernilai benar. Dalam blok perintah ini harus ada proses yang melakukan perubahan nilai agar ekspresi yang diperiksa oleh while menjadi salah, apabila tidak ada perubahan nilai pada bagian ekspresi maka akan terjadi pengulangan tiada henti (never ending loop/ loop forever).
Perintah-perintah dalam struktur kontrol while bisa jadi tidak akan dikerjakan sama sekali apabila pemeriksaan pertama pada while menghasilkan nilai salah.
do … while
do … while berfungsi sama yaitu membuat suatu blok perintah didalamnya untuk diulang-ulang eksekusi perintahnya. Perbedaannya adalah pada do … while proses pemeriksaan ekspresi dilakukan pada bagian akhir dari blok pengulangan. Perintah dalam blok akan dikerjakan selama kondisinya masih benar.
do … while berfungsi sama yaitu membuat suatu blok perintah didalamnya untuk diulang-ulang eksekusi perintahnya. Perbedaannya adalah pada do … while proses pemeriksaan ekspresi dilakukan pada bagian akhir dari blok pengulangan. Perintah dalam blok akan dikerjakan selama kondisinya masih benar.
Sintaks :
do {
perintah1;
perintah2;
} while (ekspresi)
do {
perintah1;
perintah2;
} while (ekspresi)
for
for merupakan struktur kontrol pengulangan dengan jumlah pengulangan dapat ditentukan berapa kali harus dilakukan. Pengulangan dengan menggunakan bilangan sebagai penghitung.
Sintaks :
for merupakan struktur kontrol pengulangan dengan jumlah pengulangan dapat ditentukan berapa kali harus dilakukan. Pengulangan dengan menggunakan bilangan sebagai penghitung.
Sintaks :
for($c=nilaiawal; $c value){
perintah1;
perintah2;
…
}
perintah1;
perintah2;
…
}
foreach
foreach memiliki kesamaan dengan for. Hanya tetapi. foreach digunakan untuk variabel array. foreach akan mengulang mengeksekusi statement berdasarkan jumlah index array.
Sintaks:
<?
$kumpulan_nilai = array (70,80,90);
foreach($kumpulan_nilai as $nilai) {
echo ‘Nilai $nilai<br />’;
/* hasilnya
Nilai 70
Nilai 80
Nilai 90*/
}
?>
Returnreturn digunakan untuk menentukan hasil akhir dari pengeksekusian function yang dipanggil.
Sintaks:
<?
function cek_nilai($nilai) {
if($nilai < 60) {
$keterangan = 'TDK LULUS';
} elseif ($nilai <=80) {
$keterangan = 'LULUS';
} elseif ($nilai > 80) {
$keterangan = 'SEMPURNA!';
}
return $keterangan;
}
$nilai = 80;
echo cek_nilai($nilai);
//akan menghasilkan output LULUS
?>
function cek_nilai($nilai) {
if($nilai < 60) {
$keterangan = 'TDK LULUS';
} elseif ($nilai <=80) {
$keterangan = 'LULUS';
} elseif ($nilai > 80) {
$keterangan = 'SEMPURNA!';
}
return $keterangan;
}
$nilai = 80;
echo cek_nilai($nilai);
//akan menghasilkan output LULUS
?>
Comments
Post a Comment